Minggu, 07 April 2013

KARYA TULIS ILMIAH Khasiat Dibalik Ampas Teh


KARYA TULIS ILMIAH
“Khasiat dibalik Ampas Teh”


Description: http://3.bp.blogspot.com/-rXuZ84ykW6U/Tb7hIimqqxI/AAAAAAAAAao/ylDpa9kt7Y0/s1600/teh+celup.jpg


Disusun untuk memenuhi salah satu tugas pelajaran Bahasa Indonesia
Disusun Oleh:
Nama                    :  Meida Puji Astuti
Kelas                     : XI IPA


MADRASAH ALIYAH AL-HUDA CIKALONGWETAN
BANDUNG BARAT
TAHUN 2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini. Karya tulis ilmiah ini berjudul “Khasiat dibalik Ampas Teh” Makalah ini berisikan tentang informasi Ampas Teh, Manfaat Ampas Teh, dan lain-lain. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, saya mohon maaf apabila ada kesalahan dalam kata pengantar ini. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.



Cikalongwetan, Maret 2013


Penyusun 





DAFTAR ISI
Kata Pengantar...........................................................................................................
Daftar Isi....................................................................................................................
Bab I PENDAHULUAN .........................................................................................
1.1.Latar Belakang.........................................................................................
1.2.Rumusan Masalah....................................................................................
1.3.Tujuan Penelitian......................................................................................
1.4.Manfaat penelitian....................................................................................
1.5.Metode Penelitian....................................................................................
1.6.Sistematika Penulisan...............................................................................
Bab II PEMBAHASAN............................................................................................
1.1.Pengenalan Ampas Teh............................................................................
1.2.Klasifikasi Tanaman Teh..........................................................................
1.3.Profil Tanaman Teh..................................................................................
Bab III PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN
3.1.Pengolahan Ampas Teh............................................................................
3.2.Pemanfaatan Ampas Teh.........................................................................
3.2.1.      Pemanfaatan untuk Menyuburkan Tanaman..........................
3.2.2.      Pemanfaatan untuk Kesehatan...............................................
3.2.3.      Pemanfaatan untuk Membersihkan Peralatan........................
Bab IV PENUTUP
4.1.Kesimpulan....................................................................................................
4.2.Saran..............................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Teh merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di berbagai negara. Indonesia adalah penghasil teh terbesar kelima di dunia. Teh secara turun temurun dipercaya mempunyai berbagai macam kegunaan. Antara lain membersihkan tubuh dan melancarkan peredaran darah serta menenangkan jiwa.
Teh konon di tamukan secara tak sengaja ketika daun-daunnya masuk ke dalam air yang tengah dijerang untuk kaisar Shen Nun di China pada 2737 SM. Kita percaya dengan meminum teh secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi stres, dan memperlambat proses penuaan. Dan  ternyata khasiat teh tidak hanya dapat kita peroleh dengan meminum seduhan teh saja. Kita juga bisa memanfaatkan ampas dari seduhan teh tersebut. Polifenol, kandungan antioksidan yang membuat minuman ini begitu sakti, tetap tinggal dalam ampas teh.
1.2  Rumusan masalah
1.      Adakah pengaruh ampas teh terhadap pertumbuhan tanaman?
2.      Apa kandungan yang terdapat dalam ampas teh?
3.      Bagaimanakah cara penggunaan ampas teh ?

1.3  Tujuan Penelitian
1.      Dapat mengetahui seberapa besar pengaruh ampas teh terhadap pertumbuhan tanaman.
2.      Mengetahui kandungan yang terdapat dalam ampas teh.
3.      Mengetahui cara penggunaan ampas teh sehinnga bermanfaat bagi kehidupan.

1.4  Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka atau literatur melalui internet karena melalui internet kita dapat lebih mudah melakukan penelitian karena sumber informasi dari internet lebih banyak dari pada melalui buku
1.5 Manfaat Peneliti
·         Bagi Peneliti          :  Mengetahui manfaat/khasiat dari ampas teh
·         Bagi Pembaca       :  Dapat mengetahui khasiat dari ampas teh
    Dapat memanfaatkan ampas teh

1.6 SISTEMATIKA PENULISAN
Bab I PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
1.2.Rumusan Masalah
1.3.Tujuan Penelitian
1.4.Manfaat penelitian
1.5.Metode Penelitian
1.6.Sistematika Penulisan
Bab II PEMBAHASAN
1.4.Pengenalan Teh
1.5.Klasifikasi Tanaman Teh
1.6.Profil Tanaman Teh
Bab III PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN
3.3.PengolahanTeh
3.4.Pemanfaatan Teh
3.4.1.      Pemanfaatan untuk Menyuburkan  tanaman
3.4.2.      Pemanfaatan untuk Kesehatan
3.4.3.      Pemanfaatan untuk Membersihkan Peralatan
Bab IV PENUTUP
4.3.Kesimpulan
4.4.Saran
DAFTAR PUSTAKA




BAB II
PEMBAHASAN
A.   Ampas Teh
Description: http://4.bp.blogspot.com/-Lo1PN0wjiZY/UH_yx_1bLrI/AAAAAAAAAqc/SUoSmq-tK4k/s1600/teh.jpg

B.   Klasifikasi Tanaman Teh
Kingdom                     : Plantae (tumbuhan)
Subkingdom                : Tracheobionta (berpembuluh)
Superdivisio                : Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisio                         : Magnoliophyta (berbunga)
Kelas                           : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub-kelas                     : dilleniidae
Ordo                            : theales
Familia                        : theaceae
Genus                          : camellia
Spesies                        : camellis sinensis (L.)O.K

C.   Profil Tanaman teh
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/95/HCAM13.jpg/300px-HCAM13.jpg

Tanaman teh
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/a/af/Kebun_teh_di_puncak.jpg/300px-Kebun_teh_di_puncak.jpg
Perkebunan teh di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor
Teh adalah minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh yang berasal dari tanaman teh dibagi menjadi 4 kelompok: teh hitam, teh oolong, teh hijau, dan teh putih.
Istilah "teh" juga digunakan untuk minuman yang dibuat dari buah, rempah-rempah atau tanaman obat lain yang diseduh, misalnya, teh rosehip, camomile, krisan dan Jiaogulan. Teh yang tidak mengandung daun teh disebut teh herbal.
Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak, karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh bila diminum terasa sedikit pahit yang merupakan kenikmatan tersendiri dari teh. Teh bunga dengan campuran kuncup bunga melati yang disebut teh melati atau teh wangi melati merupakan jenis teh yang paling populer di Indonesia. Konsumsi teh di Indonesia sebesar 0,8 kilogram per kapita per tahun masih jauh di bawah negara-negara lain di dunia, walaupun Indonesia merupakan negara penghasil teh terbesar nomor lima di dunia.
D.   Kandungan Kimia Ampas Teh
1.      Polifenol
Polifenol pada teh berupa katekin dan flafanol. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas yang ada dalam tubuh Anda disebabkan karena lingkungan udara yang telah tercemar polusi dan makanan yang Anda konsumsi. Selain itu, senyawa ini juga ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh.
2.      Vitamin E
Dalam satu cangkir teh terkandung vitamin E sekitar 100-200 IU merupakan kebutuhan satu hari bagi tubuh manusia. Jumlah ini berfungsi menjaga kesehatan jantung dan sekaligus membuat kulit Anda menjadi halus.
3.      Vitamin C
Vitamin ini berfungsi sebagai imunitas atau daya tahan bagi tubuh manusia terhadap penyakit.
4.      Vitamin A
Vitamin A yang ada pada teh berbentuk betakaroten.

E.   Khasiat Ampas Teh
Polifenol ,kandungan anti oksidan yang membuat minuman ini begitu sakti,tetap tinggal pada ampas teh.Simak beberapa kegunaaan berikut ini.

·        Mencegah timbulnya jerawat
·        Menghaluskan kulit
·         Mencegah kerontokan rambut
·         Merilekskan mata
·         Pupuk Organik
·         Mencerahkan wajah
·         Sebagai lulur
·         Menyuburkan tanaman
























BAB III
PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN
3.1  Pengolahan Teh
Teh dikelompokan berdasarkan cara pengolahan. Daun teh Camellia sinensis segera layu dan mengalami oksidasi kalau tidak segera dikeringkan setelah dipetik. Proses pengeringan membuat daun menjadi berwarna gelap, karena terjadi pemecahan klorofil dan terlepasnya unsur tanin. Proses selanjutnya berupa pemanasan basah dengan uap panas agar kandungan air pada daun menguap dan proses oksidasi bisa dihentikan pada tahap yang sudah ditentukan.
Pengolahan daun teh sering disebut sebagai "fermentasi" walaupun sebenarnya penggunaan  istilah ini tidak tepat. Pemrosesan teh tidak menggunakan ragi dan tidak ada etanol yang dihasilkan seperti layaknya proses fermentasi yang sebenarnya. Pengolahan teh yang tidak benar memang bisa menyebabkan teh ditumbuhi jamur yang mengakibatkan terjadinya proses fermentasi. Teh yang sudah mengalami fermentasi dengan jamur harus dibuang, karena mengandung unsur racun dan unsur bersifat karsinogenik.
3.2  Pemanfaatan Ampas Teh
3.2.1        Pemanfaatan untuk Menyuburkan Tanaman

Sisa teh atau ampas teh ternyata dapat bermanfaat bagi tanaman, yaitu dapat memperbaiki kesuburan tanah, merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun, limbah rumah tangga ini dapat digunakan langsung tanpa harus diolah lagi. Ampas teh ini lebih praktis dibandingkan penggunaan kompos lainnya. Kandungan yang terdapat di ampas teh  selain polyphenol juga terdapat sejumlah vitamin B kompleks kira-kira 10 kali lipat sereal dan sayuran. Ampas teh ini biasanya diberikan pada semua jenis tanaman. Misalnya, tanaman sayuran, tanaman hias, maupun pada tanaman obat-obatan, hal ini dikarenakan bahwa ampas teh tersebut mengandung Karbon Organik, Tembaga (Cu) 20%, Magnesium (Mg) 10% dan Kalsium 13%, kandungan tersebut dapat membantu pertumbuhan tanaman.
Ampas teh tidak hanya dapat berfungsi sebagai pupuk ternyata bisa dijadikan sebagai pestisida yang bersifat toksik bagi serangga tanaman, jika ampas teh ini dijadikan sebagi kompos. Ampas teh mengandung banyak unsur hara yang bagus untuk tanah. Mikroba yang dihasilkan oleh ampas teh ini hanya bersifat toksik pada serangga tidak pada tanaman sehingga tidak perlu khawatir tanaman itu beracun dan berbahaya untuk dikonsumsi oleh manusia (H. Akhadi 2005).
Ampas teh dapat dikelola menjadi kompos dengan kwalitas yang baik, dalam pengelolahannya kompos itu dicampur dengan zat tambahan, diantaranya kapur, bekatul, tetes tebu atau gula. Gula dan bekatul merupakan bahan yang bias membangkitkan mikroorganisme yang akan menjadi pestisida. Dengan ditambah gula, mikroba tersebut cepat berkembang dan cukup ampuh membunuh serangga.
Caranya:
Taburkan ampas teh di sekitar tanaman sambil dibenamkan ke dalam tanah. Apabila menggunakan teh celup, buka dulu kertas yang membungkus ampas teh.

3.2.1        Pemanfaatan untuk Kesehatan

a.      Mencegah Jerawat
Ampas teh yang sudah tidak terpakai mempunyai manfaat untuk menghilangkan jerawat diwajah dan untuk mengencangkan kulit wajah. Zat-zat yang terkandung diampas teh juga berperan untuk menjaga kulit kita agar tetap awet muda.Selain itu ampas teh juga dapat digunakan untuk menyamarkan kerutan yang ada diwajah.
Caranya :
Ampas teh yang sudah tidak terpakai lagi oleskan secara merata pada bagian kulit wajah. Lakukanlah cara ini pada saat malam hari menjelang waktu tidur.Biarkan baluran ampas teh itu seharian semalam .Lalu pada keesokan harinya bersihkan wajah dengan air hangat pada bilasan pertama,dan air dingin pada bilasan kedua.Untuk hasil yang maksimal lakukanlah hal ini setiap hari.

b.      Menghaluskan kulit
Polifenol dalam teh yang merupakan jenis anti oksidan jenis bioflavonoid juga dapat membantu mengatasi masalah kulit kasar dan kusam.
Caranya:
Oleskan ampas teh ketangan, kaki dan bagian tubuh lain.Biarkan selama 5-10 menit, kemudian bilas dengan air bersih.Kandungan antioksidan yang meresap ke dalam kulit akan menetralisasi radikal bebas sehingga memperlambat penuaan dini.

c.       Mencerahkan wajah
Caranya:
Basuh muka setelah bangun tidur dengan air teh yang sudah dibiarkan hingga satu malam. Gunakan airnya sebagai pencuci muka, dan ampasnya sebagai scrub wajah agar sel kulit mati pada wajah Anda dapat terangkat. Biarkan beberapa menit hingga teh neresap ke dalam pori-pori kulit. Bilas hingga bersih dan keringkan.

d.      Merilekskan mata
Caranya:
Gunakan ampas teh untuk kompres mata.Bungkus ampas teh dengan kain terlebih dahulu ataupun langsung menaruhnya di pelupuk mata.Mata pun akan terasa lebih rileks.

e.       Mencegah kerontokan rambut
Akar rambut yang rapuh pun dapat diperkuat dengan zat polifenol.
Caranya:
Siapkan kira-kira 200ml air beserta ampasnya kemudian siramkan pada rambut yang telah dibasahi dengan air hangat.Pijat kepala dan diamkan selama 15 menit lalu bilas dengan sampo.Yang perlu diperhatikan, jangan terlalu banyak menggunakan ampas teh agar tidak kesulitan saat membersihkannya.

f.       Sebagai lulur
Caranya:
Ampas teh didiamkan dahulu selama 1 malam. Jaga agar ampas tersebut tidak terkena kotoran dengan cara menutup tempat penyimpanannya. Gunakan ampas teh tersebut sama dengan cara penggunaan lulur. Ambil ampas teh sedikit demi sedikit balurkan ke sekujur tubuh, diamkan sebentar lalu mulailah lakukan pemijitan ke sekujur tubuh hingga kotoran-kotoran dan kulit mati yang ada di tubuh bisa terbuang.

BAB IV
PENUTUP
A.   Kesimpulan
Jadi dari pengamatan yang dilakukan dapat diambil kesimpulan, kesimpulannya adalah ampas teh dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Selain itu, kandungan dari ampas teh mengandung banyak khasiat terutama bagi kulit.
B.     Saran
Karena kita sudah megetahui berbagai manfaat dari Ampas Teh dan cara pengolahannya. Maka saya menyarankan untuk tidak membuang Ampas teh begitu saja. Dan saya juga menyarankan untuk memanfaatkannya secara baik.





DAFTAR PUSTAKA